Tampilkan postingan dengan label Teknik Budidaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Budidaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juni 2016

CARA MENGHEMAT PAKAN IKAN LELE DENGAN PROBIOTIK

Judulnya Keren yah? hehe, ya abegitulah kurang lebih pesan yang ingin disampaikan si penulis pada salah satu komunitas lele sangkuriang di facebook ini. 

Kembali ke pokok masalahnya. Kita tau bahwa harga pakan makin hari makin tinggi/mahal. entah karena naiknya harga BBM atau apalah yang jelas kenaikan harga pakan ini menyebabkan para pembudidaya "tercekik". Hal ini disebabkan harga lele yang tidak semudah itu untuk naik.

Nah dari situlah saya rasa tips ini bisa digunakan untuk mengatasi harga pakan. Lho koq bisa? ya dengan dibibis dengan larutan probiotik yang telah di fermentasikan seperti ini, pemberian pakan bisa dukurangi tanpa harus mengorbankan pertumbuhan lele sangkuriang kita. Oke langsung saja yah.

Alat dan Bahan:
  •     Probiotik 1 liter (gunakan biang probiotik lengkap PHPMB Probiotik Perikanan)
  •     Yakult 5 botol
  •     Dedak 1 kg (dedak ini diseduh dulu dengan air panas)
  •     Vit C dan Vit B complek masing masing 50 butir
  •     Molase 2 liter atau gula 2kg
  •     Susu kental 1 kaleng
  •     Air 50 liter

Cara Pembuatan :
Masukkan dalam wadah tertutup semua bahan di atas
fermentasikan minimal 6 hari

Adapun cara pembibisan adalah dengan menggunakan setengah aqua gelas /1kg pakan

Semoga bisa menjadi manfaat bagi yang membaca ya

Sumber : http://komunitas-lelesangkuriang.blogspot.co.id/2013/10/solusi-pakan-mahal-pakan-dibibis-dengan-probiotik.html

Kamis, 23 Juni 2016

GREEN WATER SYSTEM : Cara Menghijaukan Kolam atau Menumbuhkan Plankton

Guna mengkultur mikro-alga dalam pembuatan Green Water pada skala besar, komponen terpenting yang paling dibutuhkan adalah mikro-alga murni. Ada beberapa spesies mikro-alga yang dimanfaatkan dalam pembuatan Green Water secara umum, diantaranya Scenedesmus sp. dan Botryococcus sp.

Kedua spesies tersebut, memiliki kepekatan warna hijau yang cukup tinggi, tetapi dengan warna hijau yang menarik dan laju pertumbuhan yang tidak terlalu tinggi sehingga 'blooming algae' yang sangat mengganggu bisa dihindari dan dapat diketahui juga waktu dimana alga tersebut harus dipanen dan mati. Dengan kelebihan khusus itu, aplikasi dari teknik Green Water ini kolam akan tetap berwarna hijau cerah.

Membentuk sistem Green Water itu sebenarnya sangat mudah, cukup dengan mengkultur mikro-alga spesies murni yang diinginkan (bisa Scenedesmus sp, Botryococcus sp, ataupun Spirulina sp yang terkenal paling kuat kemampuannya mencerahkan warna ikan).

Dengan menggunakan perbandingan 1/3 bibt mikro-alga murni dan 2/3 media air tawar, serta penambahan pupuk khusus modifikasi TSP ZA dan UREA yang dibuat dalam bentuk konsentrat, dan juga bantuan aerasi dari pompa kolam Venturi, maka mikro-alga yang diinginkan sudah bisa dikultur dengan baik. Prinsip dasar dari pertumbuhan mikro-alga ini adalah dengan memanfaatkan nutrisi pupuk serta kotoran ikan dan sinar matahari yang biasa disebut dengan proses foto sintesis.

Pemakaian mikro-alga ini dapat menghemat penggunaan filter karena kotoran ikan secara menyeluruh akan diserap dan dimanfaatkan alga untuk pertumbuhannya. Pertumbuhan mikro-alga dilakukan secara aseksual dengan pembelahan sel. Dengan bertumbuahnya alga tersebut, maka kadar ammonia (NH3) dan CO2 di dalam air dapat ditekan dan kadar Oksigen akan meningkat melalui proses foto sintesis.

Sangat bagus sekali jika ingin menggunakan alga yang mengandung Beta Karoten tinggi seperti Scenedesmus sp. yang sangat cocok diterapkan untuk kolam-kolam pembesaran burayak/benih ikan. Nutrisi benih ikan akan terpenuhi dan nafsu makannya jadi bertambah.Semakin tinggi kadar Oksigen terlarut di dalam air kolam, maka nafsu makan ikan pun akan bertambah. Dan ini akan bagus untuk pertumbuhan ikan.

Satu-satunya kekurangan dari teknik Green Water ini adalah pada malam hari alga akan melakukan proses respirasi yang menghasilkan CO2 sehingga kadar Oksigen dalam air kolam akan berkurang, oleh karena itu dalam teknik Green Water ini kepadatan ikan harus dibatasi, dan pada malam hari kadar oksigen bisa ditingkatkan dengan menggunakan "Venturi Air System" yang berperan melarutkan oksigen dengan air kolam, dengan teknik ini kita akan dapat mewujudkan lingkungan yang sangat kondusif bagi pemeliharaan ikan di kolam.

Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengaplikasikan teknik Green Water pada kolam terpal dan beton agar air cepat menjadi Hijau adalah :

    Isi kolam dengan air bersih yang terbebas dari kadar besi (Fe) dan Mangan (Mn) dengan ketinggian air 30-40 cm. Bila menggunakan air dari sumber mata air atau sumur, maka kehadiran spesies mikro-alga perlu dipancing dengan cara pemupukan menggunakan pupuk Urea sebanyak 8 gram/m3 dan Kapur Dolomit sebanyak 200 gram/m3, keduanya ditebar secara merata pada permukaan kolam pada saat pagi hari setelah matahari mulai terbit.
    Dibolehkan memberi perlakuan PHPMB Probiotik Perikanan sebanyak 10 ml/m3 air dan ditebar merata pada permukaan air kolam.
    Melakukan pemberian kapur Dolomit dan pupuk Urea selama 3 – 5 hari berturut-turut sampai diperoleh warna air yang hijau cerah.
    Jika telah diperoleh warna air yang hijau, maka berarti air kolam sudah siap untuk ditebar benih ikan, tetapi secara berkala masih perlu dilakukannya maintenance (perawatan) pada air kolam, agar warna hijau tetap terus stabil.

Sumber: Member Komunitas Lele Sangkuriang

Rabu, 22 Juni 2016

HINDARI MEMBERI PAKAN PADA IKAN LELE SAAT HUJAN

Pernahkah anda mendengan nasihat/ungkapan seperti ini? apakah benar begitu? ada yang bilang baik baik saja tuh saka kasih pakan menjelang hujan, lalu apa masalahnya?

Ya, saya termasuh salah seorang yang menghindari pemberian pakan menjelang hujan. bukan karena mitos namun karena alasan ilmiah, dan fakta-fakta simple yang bisa diterima logika. disamping pengalaman mengaplikasikan sendiri.

Berikut alasan-alasan mengapa kita sebaiknya menghindari pemberian pakan pada lele sangkuriang menjelang turun hujan:

    Lele adalah binatang yang mudah stres, perubahan kecil saja bisa menyebabkan perubahan yang cukup signifikan pada pola prilaku lele sangkuriang khususnya. Ketika lele stress/atau kekenyangan lele akan cenderung memuntahkan kembali makanan yang telah dimakannya. ini fakta pertama
    Kedua, Ketika hujan, titik-titik air hujan yang jatuh akan menimbulkan riak pada pemukaan kolam. Apalagi jika hujan turun tiba-tiba dengan deras, maka lele akan menganggap ini sebagai ganngguan, yang ujung-ujungnya lele jadi sress. Untuk menghindari stress ini, maka diperlukan asupan bagi ikan lele berupa vitamin C yang terdapat pada PHPMB Probiotik Perikanan.
    Ketiga, kembali ke fakta pertama, kalau lele stress maka akan memuntahkan makanan yang telah di makannya.

Jika lele memuntahkan makannya, maka pakan yang telah dimuntahkan akan menyebabkan beberapa pengaruh buruk bagi lele itu sendiri, seperti misalnya:

    Pakan akan berubah menjadi racun, karena pakan yang telah dimuntahkan akan membusuk dan menghasilkan zat-zat yang dapat membunuh lele itu sendiri.
    Akan mempengaruhi kualitas air pada kolam. misalnya air menjadi bau, kotor, dan lain sebagainya
    Lele menggantung
    Banyak lagi masalah lainnya.

Nah terus bagaimana kalau seharian diguyur hujan? apakah lele harus puasa sepanjang hari?

Jawabannya tentu tidak, setelah sekian lama diguyur hujan, tentu lele sangkuriang akan dapat menyesuaikan diri dan tentu saja sudah terbiasa dengan kondisi diguyur hujan. nah intensitas hujan kan tidak selalu deras, anda dapat memilih saat-saat dimaana hujan tidak deras (rintik-rintik) untuk memberi makan lele sangkuriang. Namun pemberian pakan jangan sampai terlalu kenyang supaya tidak dimuntahkan.

Sekali lagi ini adalah pengalaman pribadi, jadi boleh diikuti boleh tidak, silahkan kalau mau diikuti dengan syarat "Do With Your Own Risk"

Selasa, 21 Juni 2016

CARA MENGHIJAUKAN AIR KOLAM IKAN DENGAN PUPUK KANDANG (BUKAN KOTORAN HEWAN)

Pupuk kandang ialah olahan kotoran hewan, biasanya ternak, yang diberikan pada lahan pertanian untuk memperbaiki kesuburan dan struktur tanah. pupuk kandang adalah pupuk organik, sebagaimana kompos dan pupuk hijau.

Selain menjadi salah satu dari masukan dalam bercocok tanam, pupuk kandang merupakan bahan baku bagi berbagai resep pupuk organik cair.

pupuk kandang, kolam lele, lele sangkuriang
Pupuk kandang (wikipedia.org)
Zat hara yang dikandung pupuk kandang tergantung dari sumber kotoran bahan bakunya. pupuk kandang ternak besar kaya akan nitrogen, dan mineral logam, seperti magnesium, kalium, dan kalsium. pupuk kandang ayam memiliki kandungan fosfor lebih tinggi. Namun demikian, manfaat utama pupuk kandang adalah mempertahankan struktur fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh secara baik.
Ppupuk kandang yang berasal dari Kotoran Hewan untuk menumbuhkan plankton pada budidaya ikan lele (baik lele sangkuriang ataupun lele jenis lainnya) lebih aman digunakan karena :

    berasal dari bahan organik (bukan kimia)
    tidak akan meningkatkan COD (yang menyebabkan kadar oksigen terlarut berkurang)
    tidak meracuni ikan akibat akumulasi NH3 dan NO2
    tidak terikat dengan lumpur didasar kolam yang dapat meningkatkan keasaman tanah


Penggunaan pupuk kandang memang terkadang akan menyebabkan tumbuhnya bakteri patogen di kolam, untuk itu 1-2 hari sebelum bibit masuk perlu dilakukan sterilisasi pada air kolam untuk membunuh virus bakteri dan jamur pada kolam.

Dan menumbuhkan bakteri positif pada kolam dengan probiotik yang disiramkan ke kolam. Untuk sterilisasi air kolam dapat menggunakan PHPMB Probiotik Perikanan, sedangkan untuk mengisi bakteri positif pada air kolam dapat menggunakan bahan bahan herbal untuk meminimalkan amoniak dan bahan beracun lainnya.

Catatan:  pupuk kandang dan Kotoran hewan secara fungsi itu berbeda, pupuk kandang adalah kotoran hewan yang sudah melalui proses fermentasi terlebih dahulu (bakteri patogen sudah mati). 

Sumber : http://komunitas-lelesangkuriang.blogspot.co.id/2013/12/penggunaan-pupuk-kandang-untuk-menumbuhkan-plankton.html

Senin, 20 Juni 2016

BUDIDAYA (TERNAK) IKAN LELE TANPA SORTIR !

BISAKAH LELE TANPA SORTIR ?
* membuat pertumbuhan merata

Faktor Genetik

Kunci utama untuk menggagalkan acara sortir-menyortir ini ada pada kualitas bibit yang dibeli oleh pembudidaya. Keseragaman bibit lele akan dihasilkan dari sepasang induk "bukan kawin massal atau kumpul lele". Dari sepasang induk saja sudah didapatkan telur-telur yang berbeda (ada yang besar dan ada yang kecil) namun umumnya genetik yang dihasilkan hampir seragam.
Nah, untuk meminimalkan proses penyortiran maka sebaiknya memesan bibit dari pembibit yang bisa diajak kerjasama atau mau memenuhi spesifikasi permintaan pelanggan.

Pemberian Pakan

Ada yang bilang karena kurangnya pakan yang diberikan juga ada benarnya, namun walaupun dengan bibit yang satu induk (genetik yang sama) dengan pakan yang cukup masih juga ditemui ketidak seragaman. Didalam satu kolam tersebut pasti dijumpai ikan lele yang dominan ("kuat") dan ikan lele yang lemah dalam persaingan perebutan pakan, akhirnya bisa dipastikan yang besar tambah besar yang kecil tambah kecil. Hukum Rimba pun berlaku didalam kolam lele, siapa yang kuat dia yang menang, dan tidak terelakkan lagi lele yang kecil akan menjadi korban sifat kanibalisme pada ikan.
Teknik pemberian pakan diperlukan dalam hal ini, dengan cara pemberian pakan sesuai nutrisi sebanyak 80% diberikan diawal dan 20% (pakan yg lebih berkualitas) kemudian diberikan diakhir penebaran pakan. Teknik ini akan memberikan kesempatan bagi ikan yang lemah mendapatkan kualitas pakan yang lebih baik dibandingkan ikan yang dominan.

Pemberian Feed Additive

Sifat genetik yang lemah dan persaingan perebutan pakan di kolam mengakibatkan ketidakseragaman pertumbuhan. Dengan pemberian asupan vitamin khusus, hormon dan enzim dapat mengurangi angka kekerdilan dan menyeragamkan pertumbuhan pada ikan. Saat ini sudah ada beberapa produsen pabrikan yang menyiapkan produk tersebut.


DAPATKAN PROBIOTIK PERIKANAN INOVASI TERKINI
PEMACU PERTUMBUHAN + PENGOLAH KUALITAS AIR + PENGOBATAN IKAN
ProHerbal Plus MB - Probiotik Perikanan

Akibat Penyakit
Pencegahan lebih baik daripada mengobati itu memang betul sekali, namun kadang pembudidaya kurang mengetahui tindakan pencegahan yang tepat dan cepat untuk mengatasi masalah penyakit sehingga ikan pun terserang penyakit. Perlu diketahui, gejala umum yang terjadi pada ikan dapat seharusnya sudah megambil tindakan karena masih dalam "fase inkubasi" perkembangbiakan bakteri/virus/jamur.
Walaupun bisa disembuhkan namun, sudah bisa dipastikan bahwa pertumbuhan ikan yang sembuh dari penyakit akan terlambah. Lakukan tindakan pemulihan kondisi ikan sesegera mungkin. 

Sukses Selele !

*anda dapat mengcopy artikel ini dengan mencantumkan link penulis

Minggu, 12 Juni 2016

CARA MEMBUAT PROBIO FISH ALA SOLUSI PETANI ORGANIK

Ada banyak formula probiotik yang beredar, dan semua probiotik ini sangat bermanfaat. Nah berikut adalah salah satunya yang bisa anda coba dirumah.

Probio Fish dari Bos Mustofa Kamal
Herbal, Kendala/Penyakit, Management Air, Organik, Panduan, Probiotik, Rahasia, Tutorial, Jahe Merah

Fungsi:
Probiotik ini adalah untuk menciptakan planton, mencegah virus menyerang ikan

Bahan:
  • Jahe merah 5 kg,
  • kunyit putih 2 kg,
  • temu lawak 5 kg semuanya di panaskan.
  • Sirih merah 20 daun,
  • lumut sawah 1 kg,
  • nanas 1 kg,
  • susu murni 2 lt.
  • air kelapa 10 ltr.
  • gula merah 5 kg dan tetes.

Cara Membuat:
Jahe, kunyit dan temulawak di parut lalu di panaskan
Itu semua di campur dalam drum plastik secara rapat dan buatlah aerator udara.

Setelah 1 bln bisa digunakan.

Cara Peenggunaan:
Aplikasi bisa melalui pakan dan siram ke kolam sebelum tebar bibit.
Dosis tidak ada anjuran resmi, krn ini bahan organik.

CATATAN:
- Jgn lupa drum yg digunakan hrs plastik bukan logam. Juga hrs ada angin2nya biar tidak meledakkk !
- Untuk produk sejenis yang umum digunakan bisa jg menggunakan PHPMB Probiotik Perikanan


Sumber: https://www.facebook.com/groups/403183829800395/permalink/593977974054312/

Sabtu, 11 Juni 2016

BETERNAK CACING SUTRA (TUBIFEX) UNTUK PAKAN BENIH IKAN LELE

Cacing sutra merupakan salah satu komoditas yang sangan menetukan aktifitas pembibitan lele sangkuriang maupun jenis lele lainnya. Hal ini dikarenakan Cacing sutra memiliki keunggulan yang belum bisa di saingi oleh pakan alternative lainnya.
 
Artikel, Cacing Sutra, Pakan Alternatif, Pakan Lele, Pembenihan, Resep, Tips dan Trik, TutorialCacing Sutra Siap Pakan

Salah satu keunggulan cacing sutra sebagai pakan benih adalah:

Memiliki nutrisi yang tinggi
Tidak busuk jika tidak habis dimakan
Tidak merusak kondisi air
Ukuran sesuai dengan ukuran mulut larva
Dll

Namun kadang kerersediaanya di lapangan sangat terbatas, terutama seiring dengan berkembangnya bisnis perikanan. Karena bukan hanya sector pembenihan ikan lele saja yang memerlukan cacing sutra, namun pembenihan ikan lainpun sangat memerlukan cacing sutra.
Untuk itu, diperlukan solusi untuk mengatasi hal ini agar pasokan cacing sutra dapat teratasi. Salah satunya dengan membudidayakannya. Namun karena ketersediaan lahan, memang tidak semua dari kita dapat mempraktekannya.
 
Berikut ini saya share pengalaman saya membudidayakan cacing sutra pada lahan sempit disela-sela kolam lele. Membuat kolam pemeliharaan cacing sutra tidak terlalu sulit, namun ada beberapa prasyarat yang harus di penuhi. Berikut diantaranya:
Memiliki aliran air, ada bagusnya aliran air ini langsung dari sungai atau dri sumber air lainnya tidak perlu besar, cukup mengalir saja, namun jika terbatas, bisa menggunakan sirkulasi tertutup.
 
Kolam sebaiknya dilapisi bahan anti air, seperti plastic atau terpal agar budidaya bisa maksimal.

Oke langsung saja.
Persiapan lahan.
Siapkan lahan yang akan digunakan sebagai media pemeliharaan/budidaya cacing sutra.
Artikel, Cacing Sutra, Pakan Alternatif, Pakan Lele, Pembenihan, Resep, Tips dan Trik, Tutorial
Persiapan Kolam
Gambar diatas saya rasa sudah dapat menjelaskan semuanya. Untuk dinding bisa menggunakan bambu atau bata.
Persiapan Media
Media yang dipergunakan sebetulnya beragam, bisa menggunakan lumpur sawah, lumpur bekas kolam lele, atau membuat lumpur yang kita fermentasikan. Untuk membuatnya, berikut cara yang bisa dilakukan:

Lumpur (cari lumpur dari sumber yang terdekat) 7 Bagian
Ampas tahu 1 Bagian
Dedak 1 Bagian
Kotoran ayam 3 Bagian
Em4 untuk memfermentasi

Campurkan bahan bahan diatas nlalu simppan pada wadah tertutup untuk di fermentasi selama 5-7 hari. Jika media tidak bau busuk berarti fermentasi berhasil dan bisa digunakan. Pembuatan disuaikan dengan luas media/kolam budidaya cacicng sutra.
Persiapan Budidaya
Masukan air kedalam kolam sampai tergenang, untuk mengecek apakan kolam bocor atau siap digunakan. langkah ini bisa dilewat kalau sudah yakin kolam aman hehe.
Artikel, Cacing Sutra, Pakan Alternatif, Pakan Lele, Pembenihan, Resep, Tips dan Trik, Tutorial
Masukan lumpur/media yang telah di fermentasi, kemudian masukan bibit cacing sutra. Bibit bisa diambil sendiri dari alam maupun beli. Jumlah bibit di sesuaikan dengan luas lahan/media/kolam budidaya.

Artikel, Cacing Sutra, Pakan Alternatif, Pakan Lele, Pembenihan, Resep, Tips dan Trik, Tutorial
Kolam yang telah diberikan lumpur media dan bibit Cacing Sutra
Pemberian pakan
Untuk pakan cacing sutra sebenarnya bisa menggunakan air dari kolam lele. Namun untuk memacu pertumbuhannya, bisa menambahkan pakan yang kita buat sendiri

Bahannya:

Kotoran ayam 6 Kg
Ampas Tahu 2 Kg
Dedak Halus 2 Kg
Molase 200 ml
Probiotik (EM4) 100ml atau PHPMB Probiotikk Perikanan

Cara membuat
Campurkan molase dan probiotik, lalu tambahkan air sebanyak 5 liter. Lalu diamkan selam 2 jam.
Campurkan kotoran ayam, dedak, dan ampas tahu lalu masukan pula campuran probiotik tadi, masukan kedalam wadah tertutup untuk di fermentasikan.

Pemberian pakan bisa diberikan seperlunya saja. (Disesuaikan dengan kebutuhan cacing sutra). Hal ini bisa jadi berbeda antar satu tempat dengan tempat lainnya.

Artikel, Cacing Sutra, Pakan Alternatif, Pakan Lele, Pembenihan, Resep, Tips dan Trik, Tutorial
Cacing Sutra Saat Pemeliharaan

Yang simple, untuk memberikan pakan pada cacing sutra ini bisa di aliri air dari kolam lele setiap hari selama 1-2 jam. Dan jika ada lele yang mati bisa di masukan kedalam kolam Cacing Sutra ini sebagai pakan. Supaya tidak bau, benamkan bangkai lele kedalam lumpur media. Berdasarkan pengalaman, produktifitas cacing sutra akan meningkat jika di kasih pakan bangkai ikan lele yang mati di kolam.

Pemanenan.
Pemanenan bisa dilakukan setelah berusia 2 bulan, atau setelah cacing padat dan berwarna merah

Artikel, Cacing Sutra, Pakan Alternatif, Pakan Lele, Pembenihan, Resep, Tips dan Trik, Tutorial
Cacing Sutra Siap Panen


Cara panen Dilanjut di postingan lain ya hehe, kepanjangan kalau di posting disini

Sebenarnya, tidak hanya di sela-sela kolam, di sela sela bangunanpun jadi. berikut contohnya:
Artikel, Cacing Sutra, Pakan Alternatif, Pakan Lele, Pembenihan, Resep, Tips dan Trik, Tutorial
Budidaya Casut di samping Rumah/Saung

Artikel, Cacing Sutra, Pakan Alternatif, Pakan Lele, Pembenihan, Resep, Tips dan Trik, Tutorial
Budidaya Casut di samping Rumah/Saung
Pokoknya asal ada tempat nganggur manfaatin, asal jangan di pinggir jalan, ntar kesenggol mobil hehe

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Salam Patilers
 
Sumber : http://komunitas-lelesangkuriang.blogspot.co.id/2015/12/beternak-cacing-sutra-tubifex-pada-lahan-sempit.html

Jumat, 10 Juni 2016

CARA TEPAT DAN HEMAT PENANGANAN PENYAKIT IKAN LELE

Ongkos produksi dalam budidaya lele sebenarnya sangat tinggi, ditambah dengan penanganan yang tidak bijak menjadikan ongkos produksi jadi semakin "Tidak Masuk Akal". Contok mengatasi penyakit. Ketika terserang penyakit, biasanya halpertama yang kita lakukan adalah membeli obat ini dan itu, pada akhirnya mati juga .... (sudah keluar uang untuk obat, lelenya mati juga).

Artikel, Herbal, Kendala/Penyakit, Management Air, Panduan, Tutorial, Tips dan Trik
 
Bukan tidak boleh memberi obat, namun penanganan harus setepat mungkin. sedikit tips dari newbe nih tentang penanganan penyakit :)

Kenali kolam yang menunjukan terkena/terjangkit penyakit

Bau Kolam tidak seperti biasanya (Biasanya keluar bau amis yang menyengat, atau bau lainnya yang tajam)
Lele ada yang mati, namun jumlahnya cenderung meningkat (Hari pertama 1, besoknya 2, dst). Jangan nunggu ada yang mati 100, ntar abis lelenya
Lele menggantung terus menerus di permukaan air
Dll, biasanya semakin lama semakin kenal sama kolam sendiri, silahkan di catatkan tanda-tandanya

Lakukan Karantina dan Pengobatan

Panen ikan segera
pisahkan yang sakit (menggantung, borok, dll) dengan yang sehat
yang sehat masukan ke kolam baru (tidak perlu di kompos, air jernih lebih bagus) kenapa karena lebih mudah bagi kita melihat kondisi ikan. kalau ada yang mau mati langsung bisa dipisahkan.
yang sakit di obati di bak/baskom/kolam terpisah
obatnya pakai yang alami juga manjur, kalau sudah dipisah seperti ini, karena pengobatan akan langsung ke sasaran (silahkan baca referensi pengobatan disini: Bahan Herbal dan Bahan Organik dalam Budidaya Ikan Lele)

Lakukan "Suci Hama" atao pembersihan kolam yang terkena penyakit

Bersihkan kolam menggunakan cairan pembasmi hama (desinfektan), anda dapat menggunakan produk dari www.proherbalplus.com
keringkan selama 1-2 hari
JIKA DIPERLUKAN masukan air, biarkan selama 1-2 hari, lalu buang.

Dengan penanganan yang tepat, diharapkan kita tidak menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang tidak perlu, dengan demikian kita dapat menekan oangkos produksi.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Salam Patilers 
 
Sumber : http://komunitas-lelesangkuriang.blogspot.co.id/2016/01/mengatasi-ongkos-biaya-produksi-yang-tidak-masuk-akal-dalam-penanganan-penyakit.html

Kamis, 09 Juni 2016

Pengelolaan Air Kolam : SOP Natural Water System - Budidaya Ikan Lele

Dalam Postingan lalu, saya pernah memposting tentang Budidaya Lele Sangkuriang dengan Teknik Red Water System. Nah pada artikel ini sudah secara gamblang dijelaskan tatacara pelaksanaannya, namun jika ada yang merasa kurang lengkap, berikut ada SOP dari Group Komunitas NWS (natural water system).
 

CATATAN: Saya hanya menyampaikan (meng-copy) artikel dari group yang bersangkutan, segala hal yang berkaitan dengan artikel ini sepenuhnya milik Komunitas NWS (natural water system). Maksud saya mengampaikan agar teknik ini bisa terarsipkan sehingga mudah untuk di temukan jika ada petani/peternak yang memerlukan panduan tentang bagaimana cara membuat/melakukan Natural Water Sistem.
 
SOP Pelaksanaan Natural Water System (NWS )
Artikel, NWS, Kolam Lele, Kolam Tanah, Kolam Tembok, Kolam Terpal, Lele Dumbo, Lele Masamo, Management Air, Probiotik, Penelitian, Red Water System

GWS => BWS/Biofloc => RWS

KONSEP BUDIDAYA:
Metode kesetimbangan ekosistem perairan

Persiapan Media: Kolam Tanah:

Lumpur dasar kolam dibersihkan.
keringkan selama 3 hari
kasih kapur/dolomit/kaptan dgn dosis 200-250gr/m2
isi air di 100cm.
tambakan dolomit 100gr/m2
tambahkan probiotik 5ml/m3 +30gr dedak + 1 ragi tape/m3
tunggu 5-7hari bibit masuk.

Kolam Beton/Terpal :

isi air 70cm
tambahkan dolomit/kapur/kaptan dosis 100-150 gr/m3
tambahkan probiotik 5ml/m3
tambahkan 30gr dedak + ragi tape 1/m3
tambahkan air yg udah jadi 30cm
tunggu 5-7 hari bibit tebar

APLIKASI DEDAK DI KOLAM DI SARING TERLEBIH DAHULU LALU AMPAS DI BUANG

Red Water System (RWS) Instan
30gr/m3 dedak halus+1butir ragi tape/m3 + 5gr/m3 ragi tempe + air secukupnya, tutup rapat selama 3 hari
Isi air 50cm dan + kan bahan di atas
Masukkan mill/dolomit 100-150gr/m3
Masukkan bakteri lacto 10ml/m3
Molase 50gr/m3
Aerasi jalankan selama 3 hari
Tinggikan air sampai 100cm
Tunggu 7 hari baru tebar


Jika Sudah ada Air Merah:

Isi 50cm
Aplikasi semua seperti di atas
Hidupkan aerasi 24 jam
Hari ke 5 air naikkan di 70cm
Hari ke 7 naikkan ke 100cm
Hari ke 10 siap tebar

Catatan: Kenapa tidak ada SOP BWS/Biofloc karena BWS merupakan masa transisi sehingga media tidak stabil.
 
MANAGEMEN PAKAN

Pemberian pakan setelah bibit normal
Dosis 5% - 1,5% dari berat total
Umur 3 - 15 hari 5% sehari 4x
umur 15- 25 hari 4% sehari 3x
umur 25 - 35 hari 3% sehari 3x
umur 35 - 45 hari 3% sehari 2x
umur 45-60 hari 2,5% sehari 2x
umur 60 - panen 1,5% sehari 2x
Pakan harus dicampur probiotik [10 menit]
Tebar pakan dg merata,
Dosis pakan yg diberikan 80% dr jatah.


APLIKASI DEDAK DI KOLAM DI SARING TERLEBIH DAHULU LALU AMPAS DI BUANG

MANAGEMEN AIR
GWS

Tiap 7 hari air diganti 30cm
Penambahan air harus diikuti penambahan -. Probiotik 5ml/m2 -. Dolomit/kapur/kaptan.30-50gr/m3 Saat pergantian air ikan di puasakan 24 jam.

RWS

Ganti air jika terpaksa 30cm (air bawah)
Aplikasi bakteri lactobacilus 3ml/m3
Aplikasi mill/dolomit 30 -50gr/m3
Dijalani 7 hr sekali
Saat aplikasi ikan puasa 24 jam
Semua aplikasi pagi hari
Aplikasi ragi tape 1butir/m3
Aplikasi ragi tempe 3gr/m3


PEMAKAIAN PROBIOTIK

Dicampurkan pakan dg dosis 10ml/kg
Ditambahi air/ tetes/gula merah baru dicampur pakan
Diamkan sekitar 5-10 menit
Tiap pemberian pakan wajib ditambahkan probiotik misalnya PHPMB Probiotik Perikanan atau produk lainnya.